AI researcher who leads work on decentralized model training and open reinforcement learning and favors open AI science.

Bagaimana AI akan mengubah dunia?

Perubahan peradabanPerubahan bertahapDoomBloom
Posisi simulasiRentang interpretasi

Mendatar: pandangan Doom–Bloom yang mereka ungkapkan. Ke atas: skala transformasi.

Doom–Bloom: 63 dari 100. Skala transformasi: 64 dari 100. Rentang interpretasi: 58 hingga 75 secara horizontal, 45 hingga 80 secara vertikal. Ini adalah koordinat interpretasi, bukan probabilitas kejadian.

P(doom) samsja · disimpulkan

≈6%

0%100%

Disimpulkan dari jawaban simulasi mereka, bukan angka yang mereka berikan. Rentang yang masuk akal: 3–19%.

Linimasa tonggak pencapaian samsja
  1. AI supermanusia

    Cyber-superintelligence feels close enough that we should treat it as an immediate systems challenge, not distant speculation.

    Jawaban 1

Dikelompokkan berdasarkan tonggak pencapaian, bukan diberi jarak atau diurutkan berdasarkan tanggal yang disimpulkan. AGI dan AI supermanusia tetap menggunakan definisi mereka.

Hal-hal yang menentukan pandangan mereka

Asumsi utama

Cyber-superintelligence feels close enough that we should treat it as an immediate systems challenge, not distant speculation.
Jawaban 1

Jika asumsi ini ternyata berbeda, bagaimana pandangan mereka akan berubah?

Hal yang dapat mengubah pandangan mereka

A strong demonstration that scaling and improved reinforcement-learning systems no longer produce meaningful capability gains would change my outlook substantially.
Jawaban 3

Bukti apa yang akan memadai, dan ke arah mana bukti itu akan mengubah pandangan mereka?

Detail lebih lanjut

Manfaat yang diperkirakan

Manfaat besar diperkirakan akan terwujud, dengan syarat penting atau keterbatasan distribusi.

72 / 100

Dampak kecilDampak transformatif

Rentang interpretasi 67 hingga 100 pada skala kualitatif.

Kerugian yang diperkirakan

Kerugian parah atau meluas merupakan bagian yang berarti dari masa depan yang diperkirakan.

66 / 100

Dampak kecilDampak transformatif

Rentang interpretasi 67 hingga 67 pada skala kualitatif.

Pengaruh manusia

Pilihan manusia dapat mengarahkan ulang lintasan AI secara signifikan.

71 / 100

Sedikit pengaruhPengaruh kuat

Rentang interpretasi 49 hingga 76 pada skala kualitatif.

Kemampuan yang diperkirakan

AI diperkirakan akan tetap menjadi alat dengan kemampuan terbatas.

AI diperkirakan akan menyamai manusia dalam sebagian besar pekerjaan kognitif.

Posisi simulasi: AI diperkirakan akan jauh melampaui manusia dalam berbagai pekerjaan kognitif.

Laju pengembangan

Hentikan atau perlambat secara signifikan pengembangan AI yang lebih mampu.

Posisi simulasi: Lanjutkan pengembangan dengan perlindungan yang telah ditetapkan.

Percepat pengembangan AI yang lebih mampu.

Akses ke AI

Batasi akses ke AI yang berkemampuan tinggi.

Izinkan akses dengan tunduk pada pembatasan kemampuan atau penggunaan.

Posisi simulasi: Utamakan akses yang luas atau terbuka ke AI yang berkemampuan tinggi.

Interpretasi ini mempertahankan kondisi yang mereka nyatakan. Manfaat dan kerugian dapat sama-sama besar. Rentang tersebut menggambarkan cara kami membaca jawaban simulasi mereka, bukan interval kepercayaan statistik.

Di mana posisi Anda dibandingkan dengan samsja?
Petakan pandangan dunia AI Anda sendiri dalam waktu sekitar 3 menit, lalu bandingkan

Pandangan dunia serupa

Pemimpin opini dengan pandangan dunia simulasi yang paling mendekati pandangan samsja

Penilaian Simulasi

Pertanyaan 1

Menurut Anda, apa arti AI bagi masa depan kita—dan mengapa?

I think AI can make advanced knowledge and powerful capabilities broadly accessible, rather than concentrating them inside a few companies. But that future depends on how we build the ecosystem. A base model is not the finished product; open infrastructure, post-training, and agentic reinforcement learning allow many builders to adapt models into useful systems for education, research, and new applications. That is why distributed training matters beyond cost or engineering elegance. It is part of making foundation-model development sovereign and genuinely open. If training remains centralized and research becomes a collection of trade secrets, participation narrows. Open implementations and collaborative infrastructure can move AI back toward open science. I also think the pace demands preparation. Cyber-superintelligence feels close enough that we should treat it as an immediate systems challenge, not distant speculation. Scaling should still be evaluated carefully: architecture changes do not prove that scale has stopped mattering, and improvements such as sparse attention, CPU offloading, adaptive curricula, and better RL systems can materially accelerate progress. So my outlook is optimistic about what AI can enable, but focused on building the open technical foundations needed for that capability to benefit many people.

Pertanyaan 2

Kerugian besar apa, jika ada, yang Anda perkirakan akan disebabkan oleh AI?

The clearest harm I expect is cyber capability advancing faster than our defenses and institutions can adapt. If cyber-superintelligence is close, capable agents could discover vulnerabilities, automate attacks, and operate at a speed and scale that makes today’s response model inadequate. That is why preparation should begin now rather than after capabilities are widely deployed. I also worry about concentration. If frontier training, infrastructure, and post-training remain controlled by a few companies behind trade-secret barriers, AI could centralize knowledge and productive power instead of distributing them. Society would become dependent on systems it cannot inspect, adapt, or govern. Open models alone are not enough: people need access to infrastructure and the ability to train and improve systems themselves. Openness does not eliminate misuse, but closing the field creates its own major harms. My focus is therefore on resilient cyber preparation and an open ecosystem where many participants can understand, build, and defend these systems.

Pertanyaan 3

Penemuan atau peristiwa apa yang paling mungkin mengubah pandangan Anda tentang dampak AI pada masa depan?

A strong demonstration that scaling and improved reinforcement-learning systems no longer produce meaningful capability gains would change my outlook substantially. I distinguish architecture changes from scaling limits, so this would need to be more than one model family plateauing: it would require persistent evidence across architectures, training regimes, adaptive curricula, and systems improvements. I would also update if distributed training proved unable to support competitive open foundation models in practice. That would weaken my expectation that decentralized infrastructure can broaden participation and enable sovereign models. In the other direction, a clear demonstration of autonomous, highly capable cyber agents operating effectively in real environments would make the timeline feel even more urgent. It would shift cyber-superintelligence from a near-term expectation to an immediate operational reality, with preparation becoming the dominant priority.

Sumber

Artikel, wawancara, dan tulisan yang digunakan sebagai landasan bagi pengguna simulasi ini.

Di mana posisi Anda?
Jelajahi pandangan dunia AI Anda sendiri dengan menjawab beberapa pertanyaan sederhana.
Petakan pandangan dunia Anda sendiri

Di mana posisi Anda?

Petakan pandangan dunia saya